Abstract
Usaha ayam boiler Eko Farm Pak Eko berkapasitas awal 12.000 ekor ayam, dan rencananya akan diperluas menjadi 45.000 ekor ayam. Tujuan penelitian ini merupakan buat menilai apakah layak secara finansial buat menyebarkan peternakan ayam boiler Eko Farm sebagai 45.000 ekor ayam. Analisis kelayakan finansial dilakukan menggunakan menghitung net present value (NPV), benefit-cost ratio (BCR), internal rate of return (IRR), & payback period (PP). Dari output perhitungan disimpulkan bahwa secara matematis layak buat menyebarkan bisnis ayam boiler Eko farm menurut 12.000 ayam sebagai 45.000 ayam. Payback period (PP) merupakan 1,23 periode, yg memperlihatkan pengembalian investasi yg cepat lantaran PP kurang menurut 12 periode. NPV yg dipengaruhi menurut penelitian merupakan Rp9.953.780.812 bila data diolah memakai taraf diskonto DCF sebanyak 6% (menurut suku bunga BRI-KUR 2024). Menggunakan DCF sebanyak 7% (menurut suku bunga KUR Mandiri 2024). NPV-nya merupakan Rp 8.858.707.968, sebagai akibatnya dipakai DCF sebanyak 6% yg memiliki NPV lebih tinggi & pengembalian investasi sedikit lebih cepat. Nilai NPV yg lebih akbar menurut nol memperlihatkan kelayakan pengembangan bisnis. Nilai IRR yg dipengaruhi menurut perhitungan sebanyak 22,50% melebihi taraf diskonto sebanyak 6%.Kelayakan konvensi ini jua didukung sang nilai BCR sebanyak 1,17, dimana rasio yg lebih akbar menurut 1 memperlihatkan kelayakan.
Cite
CITATION STYLE
Farisi, H. B. A., & Setiafindari, W. (2024). STUDI KELAYAKAN FINANSIAL USAHA AYAM BROILER EKO FARM. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7), 3447–3456. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.3161
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.