MENGGAGAS PENDIDIKAN ANTI JAHILIYAH (KEBODOHAN, AL-JÂHILIYYAH)

  • Sarbini M
  • Maya R
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan baik bercorak umum maupun berbasis ajaran Islam, tidak hanya bersifat mendukung (pro) dan menjelaskan hal-hal yang baik saja, namun juga harus menunjukkan sikap kontra atau anti terhadap hal-hal yang buruk. Di antara bentuk keburukan yang diungkapkan dalam banyak ayat-ayat Alquran dan teks-teks Hadits dari Nabi Muhammad S.A.W. adalah kebodohan atau ketidaktahuan atau jahiliyah (al-jâhiliyyah) yang ternyata berstatus hukum sama dengan keburukan korupsi, narkoba, dan terosrisme/radikalisme serta berbagai keburukan lainnya yang banyak diberikan kewaspadaan dan harus dijauhi. Oleh karena itu, artikel ini berupaya untuk mendeskripsikan perspektif Islam tentang gagasan tentang Pendidikan Anti Jahiliyah, minimal sebagai sebuah kesadaran internal (sebagai the other). Format awal adalah dengan mendeskripsikan beberapa poin utama yang meliputi definisi, objektifitas (ruang lingkup), tujuan, dan materi/kurikulum dari Pendidikan Anti Jahiliyah tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sarbini, M., & Maya, R. (2019). MENGGAGAS PENDIDIKAN ANTI JAHILIYAH (KEBODOHAN, AL-JÂHILIYYAH). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 8(01), 1. https://doi.org/10.30868/ei.v8i01.348

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free