Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Lolofitu Moi

  • Telaumbanua J
  • Waruwu D
  • Rahma R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang melampaui ambang batas yang sehat, yang menyebabkan masalah pada pembuluh darah. Faktor-faktor seperti pengetahuan, perilaku, dan sikap dapat memengaruhi perkembangan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai prevalensi hipertensi di kalangan orang dewasa yang lebih tua. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan menggunakan metode Survei Analitik dan kerangka kerja Cross Sectional yang difokuskan pada Wilayah UPT Puskesmas Lolofitumoi. Populasi sasaran penelitian ini mencakup semua orang lanjut usia yang didiagnosis hipertensi, berjumlah 290 peserta, dan teknik pengambilan sampel purposif digunakan berdasarkan rumus Slovin, sehingga menghasilkan ukuran sampel sebanyak 74 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan analisis bivariat dilakukan melalui metode chi square. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta menunjukkan pengetahuan yang baik, dengan 39 orang (52,7%) menunjukkan sifat ini, sementara 38 orang (51,4%) mempertahankan sikap positif, dan sebagian besar kasus hipertensi sebenarnya tidak hipertensi, yaitu sebanyak 42 orang (56,8%). Analisis tersebut menghasilkan hasil chi square dengan nilai p signifikan sebesar 0,004, yang menunjukkan adanya korelasi antara pengetahuan dan kejadian hipertensi pada lansia. Selain itu, nilai p sebesar 0,003 menunjukkan adanya hubungan antara sikap dan kejadian hipertensi pada kelompok usia ini.Hypertension refers to elevated blood pressure that surpasses healthy thresholds, leading to issues with blood vessels. Factors such as knowledge, behaviors, and attitudes can influence thedevelopment offhypertension. The objective of this research is toexplore the connection betweennknowledge and attitudes regarding the prevalence offhypertension among older adults. This study employed a quantitative design utilizing the Analytical Survey method and a Cross Sectional framework focused on the UPT Lolofitumoi Health Center Area. The study's target population included all elderly individuals diagnosed with hypertension, totaling 290 participants, and a purposivessamplingttechnique waseemployed based on the Slovin formula, resulting in a sample size of 74 individuals. Data were gatheredusing a questionnaire, andbivariate analysis was performedthrough the chi square method. Findings revealed that a significant portion of participants demonstrated good knowledge, with 39 individuals (52.7%) exhibiting this trait, while 38 individuals (51.4%) maintained a positive attitude, and most of the hypertension cases were actually non-hypertensive, accounting for 42 individuals (56.8%). The analysis yielded chissquare results with a significantp-value of 0.004, indicating a correlation betweennknowledge and the incidence ofhypertension among theelderly.Additionally, a p-value of 0.003 suggested a connectionbetween attitudes and the occurrences of hypertension in this age group.

Cite

CITATION STYLE

APA

Telaumbanua, J. K., Waruwu, D., Rahma, R., Maharani, & Nababan, T. (2025). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rawat Inap Lolofitu Moi. Jurnal Keperawatan, 15(2), 55–65. https://doi.org/10.59870/bd6cm658

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free