Abstract
Penelitian bertujuan untuk membuktikan keberhasilan fitoremediasi menggunakan Cassia fistula dengan indikator peningkatan aktivitas enzim nitrat reduktase di daun tanaman. Preparasi lumpur menggunakan penambahan pasir dan pupuk organik 1:1:1, 1:1:2, 1:1:3, 1:1:4. Pengukuran aktivitas nitrat reduktase menggunakan metode spektrofotometri. Substrat enzim terdiri dari buffer pospat 9,8 ml dan 0,2 ml 0,1 M NaNO3. Preparasi enzim menggunakan substrat 0,2 ml ditambah 2 ml reagen pewarna {1 ml 0,02% N-Naphtyl Ethylen Diamin (NED) dan 1 ml 0,1 % sulfanilamid dalam HCL 3 N}. Perubahan warna diukur dengan spektrofotometer UV pada panjang gelombang 540 nm. Peningkatan aktivitas enzim nitrat reduktase di daun tanaman C. fistula menunjukkan keberhasilan proses fitoremediasi terhadap lumpur Sidoarjo. Peningkatan ANR dari minggu ke 2 sampai 8 menunjukkan korelasi positip (R2 > 0,9). Modifikasi lumpur pada perlakuan V (L:P:PO = 1:1:3) merupakan ANR yang signifikan untuk indikator fitoremediasi, yaitu 0,0369 - 0,0503 µmolx10-3/mg/jam dari minggu ke 2 - 8.
Cite
CITATION STYLE
Zulaika, E. (2014). ENZIM NITRAT REDUKTASE SEBAGAI INDIKATOR KEBERHASILAN FITOREMEDIASI PADA LUMPUR SIDOARJO. Jurnal Purifikasi, 14(2), 118–124. https://doi.org/10.12962/j25983806.v14.i2.17
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.