Abstract
Tujuan dari artikel ini untuk mengembangkan model pembelajaran abad 21 berbasis media berupa media pembelajaran kognitif dan afektif untuk penanaman nilai Pancasila dan sadar konstitusi (SIPANCA), menguji kelayakan dan kepraktisan media tersebut, dan mengukur efektifitas media. Metode pengembangan digunakan merujuk pada langkah pengembangan dari Gall dan Borg (2008) yang disederhanakan menjadi 5 langkah adopsi. Hasil dari pengembangan ini adalah terciptanya final media dengan spesifikasi sesuai dengan tujuan afektif dan kognitif, media ini dinyatakan layak oleh ahli media dan pengguna lapangan dengan kriteria kelayakan tinggi dengan rat-rata skor 3,875 dari total skor 4 (3,875/4) untuk validasi game SIPANCA; validasi aplikasi SIPANCA (3,75/4); validasi media perisai SIPANCA berbasis mikrokontroler (3,75/4); uji kepraktisan game SIPANCA (3,875/4); uji kepraktisan aplikasi SIPANCA (3,9375/4); dan uji kepraktisan media perisai SIPANCA berbasis mikrokontroler (3,93/4). Adanya pengembangan model pembelajaran abad 21 berbasis media penanaman karakter bertema nilai-nilai Pancasila dan sadar konstitusi memberikan manfaat teoritik terhadap referensi kajian bidang pendidikan, pembelajaran, dan pengembangan media yang berkaitan dengan strategi pembelajaran di sekolah.
Cite
CITATION STYLE
Prananta, Y. R. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Abad 21 Berbasis Media Penanaman Karakter Bertema Nilai-Nilai Pancasila dan Sadar Konstitusi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(2), 375–398. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.213
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.