Abstract
Produk baru mencakup dari produk baru di dunia (new-to-the-world products) yang menciptakan pasar yang baru, pengembangan minor pada produk, maupun revisi pada produk yang ada. Penjualan produk terutama produk baru membutuhkan pemasaran yang berorientasi masa depan. Oleh karena itu perusahaan harus memiliki strategi pemasaran yang baik untuk setiap produk baru yang dihasilkan dimana strategi tersebut perlu direncanakan dengan memperhatikan faktor-faktor penentu keberhasilan produk baru di pasaran. Beberapa strategi pemasaran produk baru yaitu Strategi S–O atas pertimbangan kekuatan (strength) dan peluang (opportunity), terdiri dari strategi mengutamakan kualitas produk, pemasaran online (online marketing), kompetisi online, potongan harga atau discount, dan giveaway. Strategi W–O atas pertimbangan kelemahan (weakness) dan peluang (opportunity), terdiri dari strategi analisa pasar, kemasan menarik, review atau testimoni, dan kerjasama dengan mitra bisnis. Strategi S–T atas pertimbangan kekuatan (strength) dan tantangan (threat), terdiri dari strategi mempertahankan kualitas dan cita rasa produk, mempertahankan harga produk yang terjangkau, dan mencari alternatif bahan baku yang berkualitas saat harga bahan baku naik. Strategi W–T atas pertimbangan kelemahan (weakness) dan tantangan (threat), terdiri dari strategi riset dan depelovement, mematenkan nama produk, pelayanan prima, dan evaluasi produk.
Cite
CITATION STYLE
Naim, S., Ramadani, H. E., Juniarti, E., Maelani, M., Wandani, E. R., & Rahmawati, E. (2023). STRATEGI PEMASARAN PRODUK BARU (STUDI KASUS PUDING LAMOTA). Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen Dan Kewirausahaan, 4(1), 55–67. https://doi.org/10.31949/entrepreneur.v4i1.3449
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.