Jidor Sentulan: Kajian Rekonstruksi dan Budaya

  • Pramono K
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jidor Sentulan merupakan kesenian tradisional asli Jombang yang keberadaannya terancam di era modernisasi saat ini. Penelitian ini bertujuan melakukan rekonstruksi kesejarahan dan kandungan nilai budaya yang terdapat dalam pertunjukan Jidor Sentulan. Penelitian dilakukan di desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah pertunjukan dan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian ini muncul pada kisaran 1830-1840 di bawa oleh seorang prajurit Pangeran Diponegoro. Pertunjukan ini berbentuk drama yang mementaskan sebuah lakon dalam pertunjukannya. Cerita yang dipentaskan dalam pertunjukan memiliki nilai budaya, yaitu mengenai hakikat hidup manusia, hakikat karya manusia, dan hakikat hubungan antarmanusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pramono, K. H. (2019). Jidor Sentulan: Kajian Rekonstruksi dan Budaya. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 3(2), 125–131. https://doi.org/10.22219/satwika.v3i2.9952

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free