Abstract
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengindentifikasi lapisan akuifer dengan menggunakan metode pengukuran penampang stratigrafi dan metode resistivitas 1D dan 2D. Dari hasil pengukuran stratigrafi berdasarkan data singkapan batuan di permukaan diperoleh dua jenis lapisan yang dapat menjadi lapisan akuifer yaitu pasir dan batupasir sedang-kasar. Dari hasil pengukuran dan korelasi data resistivitas 1D atau VES dan stratigrafi terukur, lapisan akuifer ditemukan 2 jenis akuifer yakni akuifer bebas berupa pasir dengan tebal 0,163 m pada VES 1 dan 0,13 m pada VES 2. Akuifer tertekan berupa batupasir sedang-kasar dengan tebal 6,71 m dan kedalaman 22,96-29,67 m pada VES 1 dan tebal 6,1 m serta kedalaman 22,79 -28,89 m pada VES 2. Dari hasil pengukuran resistivitas 2D diinterpretasi adanya lapisan akuifer pada kedalaman 19 meter dengan nilai resistivitas 40 – 90 Ωm.
Cite
CITATION STYLE
Syam, M. A., Umar, H., & Heryanto, H. (2019). Pengukuran Penampang Stratigrafi dan Interpretasi Data Resistivitas 1D dan 2D untuk Identifikasi Akuifer Airtanah Daerah Sambutan, Samarinda Ilir, Kota Samarinda. JURNAL GEOCELEBES, 3(2), 97. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v3i2.7669
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.