Abstract
Minuman berenergi adalah minuman ringan yang dapat meningkatakan energi, mengurangi atau mencegah kelelahan, meningkatkan ketahanan fisik, memperbaiki mood dan kemampuan kognitif melalui stimulasi sistem metabolik dan sistem saraf pusat. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan Terhadap Pola Konsumsi Minuman Energi. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah masyarakat yang tinggal dan berdomisili di JaBoDeTaBek yang mengonsumsi minuman energi lebih dari 10 kali dalam satu tahun terakhir dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Sebelum dianalisis menggunakan analisis regresi berganda, data akan diuji keamanannya terlebih dahulu. Pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan memiliki peran sebesar 6,7% dalam membentuk pola konsumsi minuman energi. Sementara secara parsial tidak terdapat pengaruh antara tingkat pendidikan seseorang dengan pola konsumsi minuman energi, yang di tunjukan dengan t hitung (0,38) lebih kecil dari pada t tabel (2,367). Begitu juga dengan pengetahuan dengan t hitung (1,61) menujukan tidak terdapat pengaruh antara pengetahuan seseorang dengan pola konsumsi minuman energi. Sedangkan pekerjaan memiliki pengaruh terhadap pola konsumsi minuman energi dengan t hitung (2,621) lebih besar daripada t tabel (2,367).
Cite
CITATION STYLE
Ekadipta, Chriswahyudi, C., Jutika Cahyana, B., Kristiningtyas, S., & Safarrullah, A. G. (2025). Pengaruh Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan Terhadap Pola Konsumsi Minuman Energi pada Masyarakat wilayah Jabodetabek. Journal of Indonesian Management, 5(1), 11. https://doi.org/10.53697/jim.v5i1.2336
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.