Abstract
Preservice mathematics teachers will eventually become mathematics teachers and teach mathematics in schools to students. Therefore, it is important to assess the numeracy skills of preservice mathematics teachers to develop their numeracy skills, which will positively impact students once they start teaching in schools. This study aims to describe the numeracy skills of preservice mathematics teachers about numeracy, including how well they can explore mathematical concepts in problems related to numeracy. This study is a qualitative descriptive. The subjects of this study are 28 mathematics education students from the University of Mataram. The instruments used in this study are questionnaires and tasks containing numeracy problems using the Sasak cultural context. Data analysis employs descriptive qualitative analysis, which includes data transcription, categorization, data presentation, description of the numeracy skills of teacher candidates, and conclusion. The results show that, in general, students have not been able to distinguish between numeracy and mathematics. Additionally, students still face difficulties in designing numeracy-oriented learning, especially using the socio-cultural contextMahasiswa calon guru matematika nantinya akan menjadi guru matematika dan mengajarkan matematika di sekolah kepada siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kemampuan numerasi mahasiswa calon guru matematika dengan harapan nantinya mereka dapat mengembangkan kemampuan numerasi yang dimilikinya sehingga nantinya akan berdampak positif bagi siswa saat mereka sudah mengajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi mahasiswa calon guru matematika terkait dengan numerasi termasuk bagaimana kemampuan mereka dalam mengeksplorasi konsep matematika dalam permasalahan yang berkaitan dengan numerasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa pendidikan matematika Universitas Mataram berjumlah 28 orang. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket dan tugas yang berisi permasalahan numerasi dengan menggunakan konteks budaya Sasak. Analisis data menggunakan analisis kualilatif deskriptif yang terdiri dari mentranskrip data, kategorisasi, penyajian data dan deskripsi kemampuan numerasi mahasiswa calon guru dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa secara umum belum dapat membedakan numerasi dan matematika. Selain itu, mahasiswa masih kesulitan dalam mendesain pembelajaran yang berorientasi pada kemampuan numerasi khususnya menggunakan konteks sosial budaya
Cite
CITATION STYLE
Novitasari, D., Humaira Salsabila, N., Amrullah, A., Azmi, S., & Hikmah, N. (2024). Analisis Kemampuan Numerasi Mahasiswa Calon Guru Matematika. Mandalika Mathematics and Educations Journal, 6(1), 329–340. https://doi.org/10.29303/jm.v6i1.7259
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.