Strategi Adaptif Kebijakan Luar Negeri Republik Indonesia Kerajaan Arab Saudi pada Pelaksanaan Ibadah Haji dan Pasca Pandemi COVID-19 2021

  • Alya Raihan Medina
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mewabahnya virus COVID-19 empat tahun silam, telah merubah pola kehidupan masyarakat secara global. Khususnya, pada bidang kesehatan. Pemerintah memberlakukan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sebagai syarat mendasar dari berlangsungnya aktivitas, baik secara formal maupun informal. Termasuk, pada pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Sebab, di dalam kondisi yang padat pengunjung, terdapat salah satu dari tahapannya yang minim jarak. Sedangkan, tahapan tersebut wajib untuk dilakukan. Situasi ini menimbulkan pro dan kontra akan keamanan dari kesehatan para jamaah. Melalui metode penelitian kualitatif dan strategi Adaptif, peneliti akan mengkaji bagaimana upaya pemerintah dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah sebelum dan sesudah pandemic COVID-19. Dari informasi yang diperoleh, pelaksanaan ibadah haji dan umrah mengalami sejumlah perubahan antara lain pengurangan kuota, penambahan syarat kesehatan dan pembatasan usia pada jamaah. Tindakan berikut adalah hasil diputuskan oleh Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi dengan pertimbangan keselamatan kedua warga negara dan tetap menjaga agar kunjungan ibadahnya dapat tetap berlangsung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alya Raihan Medina. (2024). Strategi Adaptif Kebijakan Luar Negeri Republik Indonesia Kerajaan Arab Saudi pada Pelaksanaan Ibadah Haji dan Pasca Pandemi COVID-19 2021. Jurnal Hubungan Internasional, 17(1), 107–121. https://doi.org/10.20473/jhi.v17i1.54008

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free