Mobilitas Merkuri pada Limbah Bekas Tambang Pengolahan Emas: Studi Kasus di Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah

  • Budianta W
  • Idrus A
  • Kurniawan W
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah, terdapat banyak kegiatan tambanh emas tradisional yang masih menggunakan merkuri sebagai proses amalgamasi dalam pengolahan emas. Mobilitas merkuri merupakan faktor penting untuk memahami resiko pencemaran dan remediasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mobilitas merkuri pada limbah tambang atau tailing yang ada di lokasi penelitian. Sepuluh sampel tailing diambil dari kolam penampungan limbang tambang, kemudian konsentrasi total merkuri diukur dengan AAS. Fraksinasi merkuri diulakukan untuk mengetahui mobilitas merkuri dan pengukuran merkuri juga dilakukan dengan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi total merkuri pada kolam tailing sangat tinggi, lebih tinggi daripada konsentrasi nornal di alam. Fraksinasl merkuri yang dilakukan untuk mengetahui mobilitas merkuri mennjukkan hampir semua sampel dominan pada fraksi pertama dan kedua yang mempunyai efek negatif terhadap lingkungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Budianta, W., Idrus, A., Kurniawan, W., & Ahmad, J. S. M. (2024). Mobilitas Merkuri pada Limbah Bekas Tambang Pengolahan Emas: Studi Kasus di Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(3), 803–807. https://doi.org/10.14710/jil.22.3.803-807

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free