Abstract
RPJMN 2015–2019 mengamanatkan pencapaian akses universal air minum tahun 2019. Penelitian ini menganalisis pencapaian kebijakan tersebut menggunakan regresi data panel. Random Effect Model (REM) menunjukkan variabel pendanaan, PDRB per kapita, dan kepadatan penduduk mampu menjelaskan variabel cakupan air minum sebesar 23,57%, sementara sisanya dijelaskan variabel di luar model. Variabel PDRB per kapita berpengaruh terbesar pada cakupan air minum, diikuti kepadatan penduduk. Untuk pendanaan, APBN signifikan memberikan pengaruh tertinggi pada cakupan air minum, diikuti APBD. Investasi berpengaruh positif, namun tingginya investasi per kapita belum tentu memberikan tambahan cakupan air minum tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Sudarsono, R. A., & Nurkholis, N. (2020). Pendanaan dalam Pencapaian Akses Universal Air Minum di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 20(1), 1–19. https://doi.org/10.21002/jepi.2020.01
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.