HUBUNGAN FLUKS METANA DAN DINITROGEN OKSIDA DENGAN KARAKTERISTIK TANAH SAWAH TADAH HUJAN DI JAWA TENGAH

  • Wihardjaka A
  • D Tandjung S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kondisi basah – kering tanah sawah tadah hujan yang silih berganti mempengaruhi dinamika gas rumah kaca metana dan dinitrogen oksida dalam tanah. Besarnya produksi CH4 dan N2O terkait dengan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di laboratorium untuk mengetahui hubungan antara fluk metana dan dinitrogen oksida dan karakteristik tanah sawah tadah hujan Inceptisol. Contoh tanah diinkubasi selama satu bulan dan dianalisis produksi CH4 dan N2O, dan karakteristik fisik, kimia, dan biologi tanah. Laju produksi metana dari tanah sawah tadah hujan Inceptisol berkorelasi positif secara nyata dengan kandungan C organik dan berkorelasi negatif dengan ketersediaan sulfat dan mangan dalam tanah. Produksi dinitrogen oksida dari tanah sawah tadah hujan Inceptisol berkorelasi positif secara nyata dengan kandungan nitrat dan berkorelasi negatif dengan ketersediaan mangan (Mn) dalam tanah dan kandungan lempung

Cite

CITATION STYLE

APA

Wihardjaka, A., D Tandjung, S., H Sunarminto, B., & Sugiharto, E. (2013). HUBUNGAN FLUKS METANA DAN DINITROGEN OKSIDA DENGAN KARAKTERISTIK TANAH SAWAH TADAH HUJAN DI JAWA TENGAH. Jurnal Ecolab, 6(2), 90–98. https://doi.org/10.20886/jklh.2012.6.2.90-98

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free