Evaluasi Program Keluarga Berencana pada Era Desentralisasi di Kuningan Jawa Barat

  • Suparman N
  • Sakti F
  • Engkus E
N/ACitations
Citations of this article
117Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) yang dijalankan oleh pemerintah kabupaten Kuningan merupakan bagian penting dalam pelaksanaan good governance sehingga sangat layak untuk dievaluasi guna mengetahui pencapaian program yaitu membentuk keluaga kecil sejahtera melalui upaya kepedulian dan peran serta masyarakat pada aspek pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, dan pembinaan ketahanan keluarga, sehingga berpengaruh positif terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini menganalisis empat aspek evaluasi menurut model evaluasi CIPP (Context Input Process Poduct) Stufflebeam (1991) yang meliputi aspek i) evaluasi konteks; ii) evaluasi input; iii) evaluasi proses; dan iv) evaluasi produk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran aktif masyarakat/kelompok relawan pada kegiatan pelayanan KB, tersedianya sumber daya manusia, dana, waktu pelaksanaan, namun dengan tidak adanya indikator keberhasilan, belum adanya SOP pada evaluasi proses dan evaluasi produk maka hasil evaluasinya tidak dapat menjadi masukan yang jelas dalam siklus program keluarga berencana secara keseluruhan. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Suparman, N., Sakti, F. T., & Engkus, E. (2018). Evaluasi Program Keluarga Berencana pada Era Desentralisasi di Kuningan Jawa Barat. JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik Universitas Medan Area, 6(2), 122. https://doi.org/10.31289/jppuma.v6i2.1781

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free