Pengaruh Proses Hardening pada Suhu 1020 °C dengan Media Pendingin Udara terhadap Peningkatan Nilai Kekerasan Baja KNL Extra

  • Fuadi R
  • Mas’ud M
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Baja perkakas K110 KNL Extra (BOHLER) merupakan baja dengan kandungan karbon dan kromium tinggi yang membutuhkan ketahanan aus tinggi namun memiliki ketangguhan sedang. Dalam proses pemesinan dan pembentukan logam, baja ini rentan mengalami keausan dan cacat, sehingga diperlukan perlakuan panas (hardening) untuk meningkatkan kekerasannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses hardening pada suhu 1020°C dengan variasi media pendingin udara dan oli terhadap nilai kekerasan baja KNL Extra. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengujian kekerasan menggunakan metode Rockwell pada spesimen yang telah mengalami pendinginan udara selama 12, 24, dan 48 jam, serta pendinginan menggunakan oli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekerasan rata-rata setelah pendinginan udara adalah 61,4 HRC, sedangkan pada pendinginan oli meningkat menjadi 62,4 HRC. Kenaikan kekerasan sebesar 1 HRC secara teknis cukup berarti dalam konteks aplikasi industri yang membutuhkan ketahanan aus tinggi. Dengan demikian, hardening pada suhu 1020°C efektif meningkatkan kekerasan baja KNL Extra, dan pendinginan dengan oli direkomendasikan untuk aplikasi yang memerlukan kekerasan maksimal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fuadi, R., & Mas’ud, M. (2025). Pengaruh Proses Hardening pada Suhu 1020 °C dengan Media Pendingin Udara terhadap Peningkatan Nilai Kekerasan Baja KNL Extra. Blend Sains Jurnal Teknik, 4(1), 154–162. https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i1.978

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free