Abstract
Motivasi kerja pegawai merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas organisasi. Beberapa faktor eksternal seperti lingkungan kerja dan insentif berperan dalam memengaruhi motivasi kerja. Studi pendahuluan di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa 75% pegawai memiliki motiva-si kerja yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lingkungan kerja dan insentif dengan motivasi kerja pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 104 pegawai dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signif-ikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,9% pegawai memiliki motivasi kerja rendah. Sebagi-an besar pegawai memiliki lingkungan kerja tidak mendukung (51,0%) dan insentif rendah (52,0%). Ana-lisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara lingkungan kerja dan motivasi kerja (p = 0,011, PR = 3,014, 95% CI: 1,355-6,704) serta antara insentif dan motivasi kerja (p = 0,003, PR = 3,869, 95% CI: 1,714-8,736). Lingkungan kerja yang mendukung dan insentif yang memadai berkontribusi terhadap pen-ingkatan motivasi kerja pegawai. Studi ini merekomendasikan peningkatan kualitas lingkungan kerja dan sistem insentif yang lebih kompetitif guna meningkatkan produktivitas pegawai.
Cite
CITATION STYLE
Ayomi, M. S., Nurmawaty, D., Febriyanty, D., & Mustikawati, I. S. (2025). Hubungan Lingkungan Kerja dan Insentif dengan Motivasi Kerja Pegawai di Dinas Kesehatan Jawa Barat. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(1), 765–776. https://doi.org/10.54082/jupin.1369
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.