Teknik Penafsiran Al-Qur’an Menurut Imam al-Syafi’i dalam Kitab al-Risālah dan Ahkām al-Qur’ān

  • Ruslan Ruslan
  • Fakhrie Hanief
  • Hafiz Mubarak
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menganalisis teknik penafsiran Al-Qur’an yang dikembangkan oleh Imam Muhammad ibn Idris al-Syafi'i, salah satu tokoh sentral dalam sejarah pemikiran Islam Sunni. Fokus utama adalah pada dua karyanya yang monumental: Kitab al-Risālah fī Uṣūl al-Fiqh, yang menjadi fondasi teoretis metodologi yurisprudensinya, dan Kitab Ahkām al-Qur’ān, sebagai manifestasi praktis dari prinsip-prinsip interpretifnya terhadap ayat-ayat hukum. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam al-Syafi'i merumuskan hierarki sumber hukum yang ketat (Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’, Qiyas) dan mengembangkan kaidah-kaidah penafsiran Al-Qur’an yang sistematis, seperti ‘amm wa khass, mutlaq wa muqayyad, nasikh mansukh, serta penekanan kuat pada analisis linguistik bahasa Arab. Implementasi praktis teknik-teknik ini dalam Ahkām al-Qur’ān menunjukkan ketelitiannya dalam menurunkan hukum dari teks suci. Metodologi Imam al-Syafi'i memiliki dampak mendalam terhadap perkembangan ilmu Usul al-Fiqh dan Tafsir, menjembatani perbedaan mazhab dan memberikan kerangka kerja yang kokoh bagi deduksi hukum Islam, yang relevansinya tetap bertahan hingga kini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ruslan Ruslan, Fakhrie Hanief, & Hafiz Mubarak. (2025). Teknik Penafsiran Al-Qur’an Menurut Imam al-Syafi’i dalam Kitab al-Risālah dan Ahkām al-Qur’ān. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 3(2), 431–456. https://doi.org/10.62976/ierj.v3i2.1145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free