Abstract
Penggunaan pendingin ruangan alias air conditioner (AC) akan mengonsumsi banyak tenaga listrik di dunia. Menurut prediksi Badan Energi Internasional alias International Energy Agency (IEA) konsumsi listrik untuk AC akan jadi pemicu utama melonjaknya permintaan listrik dunia pada 2050. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret tahun 2017 menunjukkan 7,98% rumah tangga di Indonesia yang menggunakan AC. Kecepatan angin yang keluar dari kondesor pada AC dengan kapasitas 0,5-2 PK memiliki kecepatan rata-rata 4,83 m/s. Kajian ini akan melakukan pengujian potensi listrik yang dapat dihasilkan dari hembusan angin luaran AC dengan 2 jenis prototipe generator. Kedua jenis generator tersebut akan diuji secara langsung pada unit exhaust AC. Hasil pengujian menunjukkan dengan rata-rata kecepatan angin 4,83 m/s pada generator vertical blade dengan 12 sudu pada blade dapat menghasilkan hingga tegangan 7 volt, dan pada generator horizontal blade dengan 6 kumparan yang masing-masing kumparan 300 lilitan didapat tegangan listrik hingga 14,82 Volt. Kesimpulan dari kajian ini, generator horizontal blade cukup untuk menyuplai listrik ke baterai sebelum dikonsumsi.
Cite
CITATION STYLE
Golwa, G. V., Anggara, F., & Hidayat, I. (2023). Studi potensi listrik dari hembusan angin luaran air conditioner. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 18(2), 53–58. https://doi.org/10.36289/jtmi.v18i2.464
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.