PELATIHAN TERAPI PIJAT OKETANI IBU POSTPARTUM PADA PERAWAT/ BIDAN DI RS BERSALIN MASYITA MAKASSAR

  • Sudirman S
  • Jama F
N/ACitations
Citations of this article
73Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain ASI tidak segera keluar pada hari pertama pasca melahirkan, ibu merasa ASI keluar sedikit, kesulitan bayi dalam menghisap, keadaan putting susu ibu dan pengaruh promosi susu pengganti ASI. Pijat oketani juga merupakan salah satu metode breast care yang tidak menimbulkan rasa nyeri. Pijat oketani bertujuan untuk menstimulus kekuatan otot pectoralis yang dapat meningkatkan produksi ASI dan membuat payudara menjadi lebih lembut dan elastis sehingga meumudahkan bayi untuk mengisap ASI. Metode pelaksanaan dengan metode ceramah, tanya jawab/ diskusi dan demonstrasi. Setelah dilakukan Implementasi langsung pemberian perawatan payudara dengan terapi pijat Oketani pada ibu postpartum selama 30 menit pada pagi dan sore dalam jangka waktu 3 hari didapatkan hasil Pijat oketani mampu menurunkan rasa nyeri payudara pada ibu postpartum, Frekuensi menyusui ibu meningkat  ≥ 8 kali dalam sehari atau setiap 2-3 jam, Frekuensi BAB ibu meningkat 3-4 kali perhari dan Ibu postpartum mengatakan bahwa mereka merasa nyaman setelah dilakukan pemijatan. Kata Kunci : Pijat, Oketani dan Postpartum

Cite

CITATION STYLE

APA

Sudirman, S., & Jama, F. (2019). PELATIHAN TERAPI PIJAT OKETANI IBU POSTPARTUM PADA PERAWAT/ BIDAN DI RS BERSALIN MASYITA MAKASSAR. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(2). https://doi.org/10.31596/jpk.v2i2.49

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free