SEGMENTASI GAMBAR BERWARNA MENGGUNAKAN METODE HIBRIDA MODIFIKASI SAUVOLA DAN FUCCY C-MEANS (SMFCM)

  • Wahyono I
  • Adhi G
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam proses segmentasi citra berwarna, beberapa metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada satu metode segmentasi citra berwarna yang dapat mensegmentasi warna dengan baik, akan tetapi memiliki kekurangan yaitu peak dan valley kecil pada histogramnya yang menyebabkan hasil segmentasi kurang homogen. Untuk mengatasi permasalahan peak dan valley kecil ini, maka penulis ingin mencoba suatu metode baru dengan menggunakan metode Sauvola Modifikasi Fuzzy C-means hybrid (SMFCM). Metode ini menggabungkan algoritma Modifikasi Sauvola yang telah dimodifikasi dengan algoritma Fuzzy C-means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat mengurangi peak dan valley kecil sampai 25%, sehingga warna yang serupa pada citra berwarna lebih homogen. Jumlah region warna juga berkurang sebanyak 54%. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kegagalan/error rate sebesar 21% pada 20 gambar sintetis dan 1,2% pada gambar warna original yang memiliki warna yang heterogen.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyono, I. D., & Adhi, G. B. (2012). SEGMENTASI GAMBAR BERWARNA MENGGUNAKAN METODE HIBRIDA MODIFIKASI SAUVOLA DAN FUCCY C-MEANS (SMFCM). JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi, 22–27. https://doi.org/10.12962/j24068535.v10i1.a26

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free