Pengaruh Jarak Elektroda dan Waktu Terhadap Kandungan COD dan TSS Menggunakan Metode Filtrasi-Elektrokoagulasi pada Pengolahan Limbah Batik

  • Agustina E
  • Yuniarto A
  • Rachman D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Produksi batik menghasilkan limbah cair yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan karena bahan kimia hasil pengolahan.  Metode filtrasi-elektrokoagulasi dirasa efektif untuk menurunkan kandungan COD dan TSS pada limbah cair batik sehingga layak buang. Telah dilakukan pengolahan limbah batik menggunakan metode filtrasi-elektrokoagulasi dengan variasi jarak elektroda (2, 4, dan 6) cm dan waktu kontak (60, 90, 120 dan 150) menit. Digunakan elektroda alumunium (Al-Al) dengan ketebalan 0,1 cm dan volume limbah 2500 ml. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penurunan COD dan TSS tertinggi pada variasi jarak 2 cm dengan waktu kontak 150 menit. Efisiensi penurunan COD sebesar 95% sedangkan efisiensi penurunan TSS sebesar 94%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin dekat jarak antar elektroda dan semakin lama waktu kontak maka semakin tinggi penurunan kandungan COD dan TSS.Keywords: Filtrasi-elektrokoagulasi, Limbah batik, COD, TSS

Cite

CITATION STYLE

APA

Agustina, E. B., Yuniarto, A. H. P., Rachman, D. A., & Dewi, A. T. (2022). Pengaruh Jarak Elektroda dan Waktu Terhadap Kandungan COD dan TSS Menggunakan Metode Filtrasi-Elektrokoagulasi pada Pengolahan Limbah Batik. Lontar Physics Today, 1(1), 45–50. https://doi.org/10.26877/lpt.v1i1.10669

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free