Injeksi Sendi Gleno-Humeral dan Bursa Subacromial disertai Blok Saraf Suprascapularis dengan Pulsed Radiofrequency pada Pasien dengan Nyeri Bahu Akibat Adhesive Capsulitis

  • Mulyawan E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
64Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Adhesive capsulitis adalah kondisi bahu dimana terdapat pengurangan range-of-motion (ROM) aktif dan pasif secara bertahap dan sakit pada semua bidang pergerakan sendi glenohumeral yang disebabkan oleh adanya fibrosis dan kontraktur. Kondisi ini terjadi sekitar 2% hingga 5% dari populasi umum, sering terjadi pada wanita berusia antara 40 dan 60 tahun. Pengobatan awal nyeri dan disabilitas fungsional adhesive capsulitis bahu antara lain kombinasi obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAIDs) dan terapi fisik. Pasien yang tidak respon terhadap pengobatan tersebut, dapat diberikan teknik intervensi. Manajemen intervensi untuk adhesive capsulitis dapat berupa injeksi kortikosteroid intra-artikular, injeksi bursa subacromial, atau blok saraf suprascapularis dengan pulsed radiofrequency (PRF). Pada laporan kasus ini, akan dibahas pasien wanita berusia 60 tahun dengan adhesive capsulitis yang menjalani prosedur injeksi kortikosteroid sendi gleno-humeral dan bursa subacromial serta PRF saraf suprascapularis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulyawan, E., & Wijono, A. H. (2020). Injeksi Sendi Gleno-Humeral dan Bursa Subacromial disertai Blok Saraf Suprascapularis dengan Pulsed Radiofrequency pada Pasien dengan Nyeri Bahu Akibat Adhesive Capsulitis. Journal of Anaesthesia and Pain, 1(1), 17–24. https://doi.org/10.21776/ub.jap.2020.001.01.04

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free