Abstract
Latar Belakang: Penyakit stroke telah menjadi masalah kesehatan yang menjadi penyebab utama dalam kecacatan dan merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Stroke menjadi urutan ketiga sebagai penyebab kematian setelah penyakit jantung koroner dan kanker di negara berkembang. Negara yang berkembang juga menyumbang 85,5% dari total kematian. Salah satu rehabilitasi yang dapat diberikan pada pasien stroke yaitu latihan rentang gerak atau biasa disebut dengan Range Of Motion. Cylindrical grip merupakan bagian dari ROM. Cylindrical Grip merupakan latian fungsional tangan dengan cara menggenggam sebuah benda berbentuk silindris berupa tisue gulung pada telapak tangan yang berfungsi untuk menggerakan jari-jari tangan menggenggam sempurna. Tujuan: untuk mengetahui efektifitas terapi Cylindrical Grip pada pasien stroke. Metode: penelitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review dengan analisis PICO. Pencarian menggunakan database researchgate, sciencedirect, proquest dan pubmed dengan kata kunci stroke, cylincrical grip, dan kekuatan otot. Penilaian artikel menggunakan Duffy’s Research Appraisal Checklist Approach kategori superior paper (skor 205-306) Hasil: Didapatkan 10 artikel yang masuk superior paper, dimana semua artikel menjelaskan bahwa ROM efektif meningkatkan kekuatan otot pasien stroke, dan 2 artikel menggunakan metode cylindrical grip lebih efektif daripada lainnya. Kesimpulan: Terapi ROM metode Cylindrical Grip menjadi salah satu alternatif tindakan efektif untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke
Cite
CITATION STYLE
Suwaryo, P. A. W., Muslikhah, S., & Waladani, B. (2022). PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE MENGGUNAKAN ROM: METODE CYLINDRICAL GRIP. Nursing Science Journal (NSJ), 3(2), 72–84. https://doi.org/10.53510/nsj.v3i2.112
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.