Rihlah Ilmiah dan Kitabah dalam Tradisi Intelektualisme Islam Nusantara

  • Priyatna Y
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This article aims to explain the strategy of disseminating Islamic scholarship in the Nusantara archipelago. These strategies are described by referring to the Muslim intellectual figures or scholars involved, the Islamic scholarship developed, and the context of scientific development itself. This study uses a literature-based analysis of the historical development of Islamic scholarship from the 16th century to the 20th century. The finding of this article is that there are two main strategies carried out by Islamic scholars or intellectuals in the context of developing Islam in the archipelago, namely scholarly journey (rihlah ilmiah) and kitabah. Through these findings this article is expected to enrich the understanding of the working process and the formation of Islam Nusantara as epistemic community among Southeast Asia Muslim intellectuals, especially Indonesia, in these centuries.Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pengembangan keilmuan Islam di wilayah Nusantara. Strategi-strategi ini diuraikan dengan merujuk pada tokoh-tokoh intelektual muslim atau ulama yang terlibat, keilmuan Islam yang dikembangkan, dan konteks pengembangan keilmuan itu sendiri. Studi ini menggunakan analisis berbasis literatur terhadap sejarah perkembangan keilmuan Islam Nusantara dari abad ke-16 hingga abad ke-20. Temuan artikel ini adalah bahwa ada dua strategi utama yang dilakukan oleh para ulama atau intelektual Islam dalam rangka pengembangan Islam di Nusantara, yakni rihlah ilmiah dan kitabah. Melalui temuan tersebut, artikel ini diharapkan akan memperkaya pemahaman mengenai proses kerja dan terbentuknya suatu komunitas epistemik Islam Nusantara di kalangan intelektual muslim Asia Tenggara, khususnya Indonesia, pada abad-abad tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Priyatna, Y. (2020). Rihlah Ilmiah dan Kitabah dalam Tradisi Intelektualisme Islam Nusantara. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 1(1), 19–30. https://doi.org/10.47776/mjprs.001.01.02

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free