Stereotype Kulit Hitam dalam Iklan Deterjen Qiaobi 2016

  • Pamungkas R
  • Akmal N
  • Alqadri S
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Produk deterjen cuci Qiaobi merupakan merek deterjen pakaian yang mempromosikan produknya melalui beragam macam media, salah satunya media televisi. Tetapi, setelah beberapa bulan dipromosikan melalui media televisi, iklan ini dihapus oleh pemerintah Cina karena mengandung unsur rasis yang melibatkan ras kulit hitam. Artikel ini menggunakan teori semiotika dari Roland Barthes karena teorinya dapat mengungkap sistem dan aturan yang memungkinkan tanda memiliki makna. Selain itu juga dapat membagiisi makna teks dan menjangkau dengan waana yang lebih luas. Ras kulit hitam mendapatkan perlakuan berbeda dari masyarakat karena dipengaruhi oleh ideologi white supremacy, di mana kulit putih dipandang lebih superior dan unggul, dibandingkan kulit hitam yang dianggap inferior dan tidak unggul. Hal ini membuat sebuah kesimpulan kalau masyarakat lebih menyukai dan mengidolakan kulit putih dibandingkan kulit hitam, hal ini dipengaruhi oleh ideologi white supremacy, di mana kulit putih dipandang lebih superior dan unggul, dibandingkan kulit hitam yang dianggap inferior dan tidak unggul.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pamungkas, R. Y., Akmal, N., & Alqadri, S. (2021). Stereotype Kulit Hitam dalam Iklan Deterjen Qiaobi 2016. Jurnal Audiens, 3(2), 52–62. https://doi.org/10.18196/jas.v3i2.11956

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free