Abstract
Saat ini masyarakat mulai beralih pada pengobatan tradisional dengan bahan-bahan alami. Salah satu tumbuhan yang berkhasiat obat adalah Kayu Kuning (Arcangelisia flava (L.) Merr). Kayu kuning telah terbukti mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antimalaria, antidepresan, antidiabetes, dan juga antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada kayu kuning dengan melihat nilai IC50 dan untuk mengetahui daya toksisitas ekstrak kayu kuning dengan melihat nilai LC50. Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antioksidan ekstrak dengan menggunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) dan pengujian toksisitas ekstrak kayu kuning dengan menggunakan metode brine shrimp lethality test (BSLT) dengan beberapa varian kosentrasi. Hasil analisis aktivitas antioksidan pada kayu kuning dengan menggunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl memiliki nilai IC50 9,65 µg/ml dan nilai IC50 vitamin C sebesar 3,96 µg/ml. Dimana dari hasil tersebut kayu kuning memiliki aktivitas antioksidan dan vitamin C dengan kategori sangat kuat. Hasil analisia probit pengujian toksisitas ekstrak kayu kuning dengan menggunakan metode brine shrimp lethality test memiliki nilai LC50 287,872 µg/ml dengan kategori toksik.
Cite
CITATION STYLE
Shilvia, F., Daulay, A. S., Ridwanto, R., & Rahayu, Y. P. (2025). Uji aktivitas antioksidan dan toksisitas dari ekstrak kayu kuning (Arcangelisia flava (L.Merr)). Journal of Pharmaceutical and Sciences, 520–535. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.776
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.