Abstract
Personel Polri asli Papua yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat dapat menghilangkan aksi separatism serta mencegah konflik-konflik anarkis dengan cara-cara yang sesuai dengan budaya dan karakter masyarakat Papua namun tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil penerapan sistem pembinaan dan pelatihan khusus sebelum kegiatan rekruitmen dan seleksi personil Polri dalam upaya mengimplementasi kebijakan afirmasi Orang Asli Papua yang dapat menguatkan karakter kebangsaan kepada calon peserta Pendidikan Polri di Papua sehingga pada saat lulus menjadi anggota Polri. Penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan cara menggambarkan proses kegiatan rekrutmen anggota Polri di Polda Papua yang harus mengakomodir kebijakan afirmasi namun tetap memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Jenis penelitian yang dipakai adalah melakukan penelusuran pustaka yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material seperti dokumen, buku, artikel, jurnal dan sebagainya. Subyek penelitian ini adalah pola pembinaan dan pelatihan sebelum pelaksanaan pendidikan pembentukan Bintara Polri. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi untuk mendapatkan inferensi yang valid dan dapat diteliti ulang berdasarkan konteksnya. Hasil penelitian menghasilakn bahwa personel Polri dari OAP yang memiliki karakter kebangsaan dan nasionalisme harus dilakukan kegiatan pembinaan dan pelatihan dengan materi Pendidikan Karakter Kebangsaan kepada calon peserta seleksi Bintara PolriKata Kunci: Pendidikan Karakter Kebangsaan, Rekruitmen, Personil Polri
Cite
CITATION STYLE
Nugroho, Y. A. (2022). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER KEBANGSAAN DALAM KEGIATAN PRA REKRUITMEN DAN SELEKSI PERSONEL POLRI DI POLDA PAPUA. Journal of Public Policy and Applied Administration. https://doi.org/10.32834/jplan.v4i2.528
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.