Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Otitis Media Supuratif Kronik Di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Tahun 2019-2020

  • Monganisa Alwy P
  • Zachreini I
  • Sawitri H
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK) adalah infeksi kronis di telinga tengah dengan perforasi membran timpani dan sekret yang keluar dari telinga tengah terus menerus atau hilang timbul. OMSK merupakan penyakit yang sering terjadi di negara berkembang termasuk di Indonesia. Kejadian tersering terjadi pada anak dan jenis kelamin laki-laki. Secara anatomi, tuba eustachius anak lebih pendek sehingga patogen mudah bermigrasi. Perbedaan tingkat aktivitas pada laki-laki dan perempuan mempengaruhi terjadinya OMSK. Penelitian ini menggunakan metode analitik cross-sectional. Subjek penelitian yaitu pasien dengan diagnosis penyakit telinga di Poliklinik THT-KL RSUD Cut Meutia Aceh Utara tahun 2019-2020, dengan teknik random sampling. Analisis data disajikan dalam bentuk tabel menggunakan uji analisis Chi Square. Jumlah pasien OMSK sebanyak 204 (42,6%) dari 479 pasien dengan penyakit telinga di Poliklinik THT-KL. Jumlah pasien OMSK terbanyak pada usia 36-45 tahun yaitu 36 pasien (17,6%) dan pasien jenis kelamin terbanyak pada perempuan yaitu 117 pasien (57,4%). Tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian OMSK dengan nilai (p value 0,319 dan 0,442 > 0,05).

Cite

CITATION STYLE

APA

Monganisa Alwy, P., Zachreini, I., & Sawitri, H. (2023). Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Otitis Media Supuratif Kronik Di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Tahun 2019-2020. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 6(1), 123–131. https://doi.org/10.31850/makes.v6i1.1963

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free