DIMENSI TEOLOGIS KOMUNIKASI TERAPEUTIK

  • Chrispinus H. Jebarus
N/ACitations
Citations of this article
78Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasien merupakan subyek pelayanan medis. Pasien mempunyai hak untuk mendapat pelayanan medis yang maksimal dari para tenaga medis. Untuk itu, tenaga medis dituntut untuk melaksanakan asuhan pelayanan medis untuk pasien dengan memandang pasien secara bio-psiko-sosio-spiritual secara komprehensif, sebab tenaga medis sebagai tenaga yang profesional mesti menjamin terlaksananya tugas tersebut dengan baik dan bertanggung jawab secara moral. Karena itu, komunikasi merupakan faktor yang paling penting untuk menetapkan hubungan terapeutik antara tenaga medis dan pasien. Menemukan cara yang efektif untuk mengatasi hambatan komunikasi akan memberikan kesempatan bagi tenaga medis dalam menjembatani budaya dalam pemberian asuhan kesehatan. Tenaga medis yang menggunakan sumber yang tersedia dan memecahkan masalah saat terdapat kesulitan komunikasi akan lebih bisa membantu klien dan keluarga untuk mengakses pelayanan kesehatan dan manfaat dari layanan asuhan kesehatan. Saat tenaga medis mampu berkomunikasi dengan baik dalam bentuk verbal dan tertulis, maka tenaga medis telah membantu pasien untuk bisa mengalami kesembuhan. Dalam hal ini, komunikasi terapeutik sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien.

Cite

CITATION STYLE

APA

Chrispinus H. Jebarus. (2017). DIMENSI TEOLOGIS KOMUNIKASI TERAPEUTIK. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 9(2), 128–137. https://doi.org/10.36928/jpkm.v9i2.125

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free