Abstract
Terapi menggambar merupakan jenis terapi okupasi yang mampu mendorong klien halusinasi mengekspresikan dan memahami emosi. Terapi menggambar dapat meningkatkan fungsi kognitif, afektif, dan psikomotorik sehingga mengurangi pengalaman halusinasi klien. Tujuan studi kasus ini mengimplementasikan terapi menggambar untuk mengurangi halusinasi pendengaran pasien gangguan sensori persepsi di RSKD Duren Sawit Jakarta Timur. Metode penelitian studi kasus dengan pendekatan deskriptif proses keperawatan mulai dari tahap pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Terapi menggambar dilakukan kepada dua pasien gangguan jiwa dengan masalah keperawatan gangguan sensori persepsi halusinasi pendengaran bertempat RSKD Duren Sawit. Hasil studi kasus implementasi terapi gambar pada kedua pasien halusinasi pendengaran diperoleh penurunan tanda gejala halusinasi. Kesimpulan terapi menggambar membantu mengendalikan tanda gejala halusinasi jika diberikan secara rutin.
Cite
CITATION STYLE
Balbina Antonelda Marled Wawo. (2025). TERAPI MENGGAMBAR MEMBANTU MENGONTROL KEKAMBUHAN HALUSINASI PENDENGARAN. HelFin Journal, 2(1), 209–217. https://doi.org/10.33541/helfin.v2i1.6437
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.