Unmet Need Keluarga Berencana Di Provinsi Kepulauan Riau Berdasarkan Data SDKI 2017

  • Utami R
  • Nasution N
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu indikator kurang berhasilnya program kependudukan (keluarga berencana) ialah masih terdapatnya kebutuhan keluarga berencana yang tidak terpenuhi (unmet need). Unmet need berpengaruh terhadap peningkatan jumlah penduduk yang masih menjadi salah satu permasalahan penduduk yang cukup berat, selain itu  juga berdampak pada masalah kesehatan. Dampak yang ditimbulkan adalah peningkatan angka kematian ibu. Unmet need merupakan salah satu faktor penyebab 75 % kematian ibu di Indonesia dan juga di dunia. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan pendekatan kuantitatif  dengan menggunakan data sekunder dari SDKI 2017. Populasi adalah WUS dengan sampel yang berjumlah 1073 responden. Hasil penelitian terdapat hubungan antara unmet need dengan umur (pValue= 0,00  < 0,05), daerah tempat tinggal (p Value= 0,02< 0,05) , tingkat pendidikan (pValue= 0,00<0,05). Tidak ada hubungan antara unmet need dengan kuintil kekayaan (pValue=0,14>0,05). Rekomendasi penelitian diharapkan agar setiap kabupaten dan kota memiliki PL KB sehingga dapat memberikan KIE tentang KB lebih merata dan menyeluruh

Cite

CITATION STYLE

APA

Utami, R., & Nasution, N. (2020). Unmet Need Keluarga Berencana Di Provinsi Kepulauan Riau Berdasarkan Data SDKI 2017. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 3(1), 85–91. https://doi.org/10.30743/best.v3i1.2468

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free