Pembelajaran Nonformal Santri di Era Pendemic Covid -19

  • Saputra W
  • Zulkarnain R
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara sistematis berkaitan dengan pembelajaran non formal santri di era pandemi covid-19, melalui program-program kegiatan pendidikan non formal yang ada di pondok pesantren Al Hasanah Bengkulu tengah selama pandemi covid-19. Metode yang digunakan adalah Focus grup discusion dengan mendapatkan hasil bahwa pembelajaran non formal santri pondok pesantren di era pandemi covid-19 tetap dapat dilaksanakan pembelajaran dan pelatihan secara tatap muka, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pembelajaran Non formal yang dilaksanakan adalah pelatihan ceramah Agama atau Muhadoroh dengan menggunakan 3 bahasa yakni Arab, Inggris dan Indonesia, selain itu di pesantren Al Hasanah ini wajib menggunakan bahasa Arab dalam setiap berkomunikasinya. Program penghafalan Qur’an pada TPQ yang ada menggunakan metode yang berbeda dari pondok pesantren yang lain yakni dengan menggunakan Metode Qiro’ati yaitu metode pembelajarn Qur’an dengan berlevel level tingkatan mulai dari Jilid 1, Jilid 2. Jilid 3, Jilid 4, dan Gharid. Dimana metode ini bukan berdasarkan lamanya waktu untuk dapat naik level, tetapi berdasarkan kemampuan dari santri itu sendiri dalam menangkap pembelajaran untuk dapat naik level dan dengan diajarkan oleh guru yang sudah mahir di bidangnya yakni yang sudah memenuhi sertifikat Sahada yang dapat mengajarkan Al Qur’an

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, W., & Zulkarnain, R. (2021). Pembelajaran Nonformal Santri di Era Pendemic Covid -19. Journal Of Lifelong Learning, 4(2), 95–100. https://doi.org/10.33369/joll.4.2.95-100

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free