Abstract
Upaya kepala sekolah untuk mempromosikan sekolah berkualitas tinggi telah gagal memenuhi harapan masyarakat kita. Kinerja kepala sekolah belum menunjukkan hasil yang terbaik dan paling menggembirakan. Tanpa diragukan lagi, kekurangan ini akan berdampak pada kualitas pendidikan di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari gambaran empiris keterampilan kepemimpinan kepala sekolah dalam bidang-bidang berikut: kepemimpinan manajerial, membangun visi, misi, dan tujuan sekolah, penanaman nilai-nilai budaya mutu sekolah, pelaksanaan program dan rencana, serta inspeksi dan pengendalian mutu sekolah. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan untuk melakukan penelitian. Orientasi adalah teknik fenomenologis yang menyelidiki perilaku dan pengetahuan warga sekolah dalam administrasi sekolah, serta interaksi mereka dengan orang lain, dalam rangka meningkatkan kualitas sekolah. Informan dipilih dengan sengaja. Teknik kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumenter digunakan untuk memperoleh data. Data diperiksa kredibilitasnya menggunakan proses segitiga, member-check, dan peer-check.Temuan dalam penelitian adalah, Kepala sekolah telah melakukan beberapa upaya di sekolah mereka untuk menumbuhkan lingkungan yang berkualitas tinggi. Kepala sekolah memainkan peran penting dalam menerapkan TQM kualitas terintegrasi di dalam kelas. Mereka melakukannya sesuai dengan instruksi, dan di sekolah mereka, kompas berkuasa. - visi dan misi perusahaan.
Cite
CITATION STYLE
Zainal, Y. (2022). Aktualisasi Lima Pilar Manajemen Mutu Secara Sistematis Kepemimpinan Manajerial Kepala Sekolah. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan), 4(2), 46–51. https://doi.org/10.52005/belaindika.v4i2.95
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.