Penerapan Pendidikan Seks Pada Anak di Usia Dini dalam Perspektif Islam

  • Rokimin
  • Dace
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SD Islam Raudhatul Jannah Karang Tengah Tangerang dikarenakan banyak nya anak yang belum memahami tentang pendidikan seks. Dengan adanya penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap pendidikan seks agar anak terhindar dari bahaya nya pelecehan seksual, dan lebih memahami anggota tubuh yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh.Abdullah Nasihih Ulwan dan Hasan Hathout mengatakan bahwa pendidikan seks adalah masalah-masalah mengajarkan, memberi pengertian, dan menjelaskan masalah-masalah yang menyangkut seks, naluri dan perkawinan kepada anak sejak akalnya mulai tumbuh dan siap-siap memahami hal-hal diatas. Dengan demikian , ketika anak mencapai usia remaja dan dapat memahami persoalan hidup, ia mengatahui mana yang halal dan haram, bahkan tingkah laku islam yang luhur menjadi adat dan tradisi anak tersebut.Hasil penelitian menunjukkan pemahaman Anak Terhadap Pendidikan Seks terjadi peningkatan dari kondisi awal sebesar 11,91% menjadi 32,59% setelah dilaksanakan tindakan siklus I, pada siklus II pemahaman anak terhada pendidikan seks mencapai hasil 75%pada tahap terakhir dilaksanakan tindakan siklus II dengan hasil 87,34%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian menerapkan pendidikan seks anak usia dini dalam islam dinyatakan berhasil.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rokimin, & Dace. (2023). Penerapan Pendidikan Seks Pada Anak di Usia Dini dalam Perspektif Islam. TADRUSUUN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR, 2(1), 132–137. https://doi.org/10.62274/tadrusuun.v2i1.31

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free