Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan self regulation dalam belajar dan social emotional learning calon guru sekolah dasar pada mata kuliah bimbingan konseling. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan 80 mahasiswa semester VI Program Studi PGSD. Pengumpulan data penelitian dengan cara observasi selama proses perkuliahan pada mata kuliah bimbingan konseling, angket pernyataan tertutup tentang kemampuan self regulation dalam belajar dan social emotional learning mahasiswa serta angket pernyataan terbuka tentang sejauh mana upaya mahasiswa calon guru sekolah dasar membentuk self regulation dalam belajar dan social emotional learning dalam dirinya. Hasil penelitian menunjukkan (1) mahasiswa calon guru sekolah dasar memiliki kemampuan mengembangkan self regulation dalam belajar pada dimensi strategi belajar, namun dimensi motivasi masih perlu adanya dorongan dan bimbingan dari orang lain termasuk dosen. (2) mahasiswa calon guru sekolah dasar memiliki kemampuan social emotional learning sangat baik pada dimensi pengenalan diri (self-awareness), manajemen diri (self-management), pengenalan sosial (self-awareness), keterampilan membangun hubungan (relationship skill) namun pada dimensi pengambilan keputusan yang bertanggungjawab (responsible decition-making) masih perlu ditingkatkan demi peningkatan kualitas diri calon guru sekolah dasar. Mata kuliah bimbingan konseling merupakan salah satu upaya mempersiapkan calon guru sekolah dasar yang mampu menerapkan bimbingan konseling di sekolah dasar.
Cite
CITATION STYLE
Imaningtyas, I., & Suntari, Y. (2020). SELF REGULATION DAN SOCIAL EMOTIONAL LEARNING CALON GURU SEKOLAH DASAR PADA MATA KULIAH BIMBINGAN KONSELING. Jurnal Elementaria Edukasia, 3(2). https://doi.org/10.31949/jee.v3i2.2061
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.