Abstract
COVID-19 merupakan penyakit pernapasan akut yang tergolong mengancam jiwa. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penularannya, salah satunya adalah physical distancing melalui work and study from home. Pembelajaran dengan metoda daring telah diimplementasikan agar proses pembelajaran tetap dapat berjalan tetapi dengan cara yang aman. Namun masih tampak kekurangsiapan di kalangan pendidik dan pelajar untuk beradaptasi di iklim digital, sehingga dapat berdampak pada kesehatan mental. Mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, merupakan salah satu contohnya. Meskipun tergolong orang dewasa dan sudah sering terpapar dengan iklim digital, tetapi tetap saja mereka masih merasa belum cukup siap dengan pembelajaran daring ini. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengalami kecemasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai kesehatan mental di era pandemi covid-19 melalui metode penyuluhan serta focus group discussion. Sebanyak 45 peserta telah berpartisipasi. Peserta juga diberikan tes awal dan tes akhir untuk menilai sejauh mana peningkatan pengetahuan yang mereka dapatkan setelah mendapatkan penyuluhan terkait cara mengenali stress, upaya self healing, dan cara menyikapi COVID-19. Dari kegiatan ini didapatkan data rata-rata skor tes awal peserta adalah 57,76, sedangkan rata-rata skor tes akhir peserta adalah 81,2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta hingga 40.58%.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, L. M., Masykurin, S. B., Karentina, Y. U. N., Putri, D. D. A., Hafidhah, A. N., & Jihad. (2021). Penyuluhan kesehatan mental di era pandemi covid-19 pada mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Humanity and Medicine, 2(3), 136–143. https://doi.org/10.32539/hummed.v2i3.61
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.