FILSAFAT PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MENCEGAH RADIKALISME

  • Fauziah K
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Pendidikan multikultural menjadi sarana pengembangan potensi manusia yang mampu menghargai perbedaan baik dari segi suku, ras, etnis, agama, dan lain sebagainya. Keragaman ini sering memunculkan berbagai konflik. Maka, pendidikan menjadi kunci utama dalam transfer of knowladge, transfer of value, transfer of culture, transfer of methodology. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran pendidikan multikulturalisme dalam mencegah radikalisme. Jenis penelitian kepustakaan (library research), sumber data yang diambil buku-buku, jurnal, ayat al-Quran yang relevan, pengumpulan data dengan cara dokumentasi dan metode analisis data deskriptif analitik. Hasil dari penelitian ini yakni: (1) hakikat pendidikan multikultural merupakan sebuah proses pengembangan dan pembelajaran diri terhadap sebuah sikap yang menghargai adanya ragam budaya atau tradisi. (2) karakteristik pendidikan multikulturalisme secara global yakni memiliki prinsip demokrasi, menghargai, kesetaraan, keadilan, sikap perdamaian. (3) peran pendidikan multikulturalisme dalam mencegah radikalisme dengan menumbuhkan sikap toleransi antar sesama dengan berbagai perbedaan. Kata kunci: Filsafat, Pendidikan Multikultural, Radikalisme

Cite

CITATION STYLE

APA

Fauziah, K. I. (2020). FILSAFAT PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MENCEGAH RADIKALISME. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan, 19(2), 208–223. https://doi.org/10.21274/dinamika.2019.19.2.208-223

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free