HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA NEGERI 12 PADANG

  • Rezi E
N/ACitations
Citations of this article
186Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Breast cancer is highest percentage of new cases of cancer (43.3%) and it is the second highest cause of death after lung cancer, namely 12.9%. This study aimed to determine The Correlation between Teenagers’ Level of Knowledge toward Breast Cancer with self-breast Examination at SMAN 12 Padang. The type of this research was analytic and cross sectional design. The samples were selected by proportional sample technique. Then, the data were analyzed by frequency distribution and Chi-square. The results of this research obtained that from 71 respondents, 37 students (52.1%) had low level of knowledge about breast cancer and 44 students (62.0%) did not do BSE was greater than who did breast self-examination. Next, based on the bivariate analysis, there was a significant correlation between the level of knowledge about breast cancer and breast self-examination with p = 0.013 (> 0.05). In short, it can be concluded that respondents who have a good level of knowledge about breast cancer will do breast self-examination as early detection in finding signs of breast cancer. However, the respondents who has a low level of knowledge about breast cancer will not do it.Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan persentase kasus baru tertinggi yaitu 43,3% dan penyebab kematian kedua tertinggi setelah penyakit kanker paru yaitu 12,9%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan remaja putri tentang kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri di SMA Negeri 12 Padang. Jenis penelitian ini analitik dan desain cross sectional study  sesuai dengan pengambilan sampel dengan propotional sample. Analitik yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan Chi- square. Hasil penelitian dilihat melalui analisa univariat dari 71 responden, lebih dari setengah siswi memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang kanker payudara yaitu 37 siswi (52,1%), sedangkan persentase yang tidak melakukan SADARI lebih besar dibandingkan yang melakukan pemeriksaan payudara sendiri yaitu 44 siswi (62,0%). Berdasarkan analisa bivariat menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri dimana nilai p = 0,013 (> 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang kanker payudara maka akan melakukan pemeriksaan payudara sendiri sebagai deteksi dini awal dalam menemukan tanda-tanda terjadinya kanker payudara. Sebaliknya, jika responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah tentang kanker payudara maka responden tidak akan melakukan pemeriksaan payudara sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rezi, E. (2021). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMA NEGERI 12 PADANG. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 10(1), 1–7. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v10i1.1064

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free