Intervensi Ergonomi Pada Perancangan Meja Las Untuk Sekolah Vokasi

  • Suhartono S
  • Mindhayani I
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan laboratorium pengelasan, pelatihan pengelasan listrik dan asetilena, pengelasan yang dapat digunakan untuk semua pekerja produktif, seks dan untuk orang yang sehat atau tidak valid, terutama cacat kaki yang tidak valid, sangat penting untuk merancang meja pengelasan. Selain memberikan kenyamanan, meja juga memberikan kemudahan, keamanan, dan mengurangi kelelahan otot. Posisi pengelasan tabler dapat dirancang yang sesuai dengan kebutuhan semua posisi pengelasan. Namun demikian, untuk orang Indonesia (orang Asia pada umumnya), dimensi dapat diperoleh dengan perhitungan sebagai berikut: ketinggian meja geser adalah 2165 mm, tinggi meja di posisi pengelasan kepala adalah 17010 mm untuk posisi berdiri dan 1040 mm untuk posisi tapak. Sementara itu pada posisi pengelasan vertikal dan horizontal, ketinggian meja adalah 890 mm untuk posisi berdiri dan 530 mm untuk posisi tapak. Penyesuaian meja pengelasan untuk posisi pengelasan rata adalah 700 mm untuk posisi berdiri dan 340 mm untuk posisi duduk di kursi roda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhartono, S., & Mindhayani, I. (2020). Intervensi Ergonomi Pada Perancangan Meja Las Untuk Sekolah Vokasi. Jurnal Rekayasa Industri (JRI), 2(1), 45–50. https://doi.org/10.37631/jri.v2i1.130

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free