Abstract
Seiring dengan semakin meningkatnya konsumen energi listrik di Indonesia, penyaluran energi listrik kepada konsumen diharapkan dapat berjalan secara optimal. Sistem distribusi merupakan bagian dari penyaluran energi listrik, namun permasalahan yang sering dijumpai pada sistem distribusi yaitu gangguan arus hubung singkat. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui besarnya gangguan arus hubung singkat, baik pada 3 fasa, 2 fasa, maupun 1 fasa ke tanah. Perhitungan tersebut digunakan untuk menentukan pengaturan relay arus lebih dan relay hubung tanah. Kegiatan ini dilakukan pada penyulang timor 4 gardu induk Dawuan, Karawang. Hasil Perhitungan didapatkan bahwa besarnya arus gangguan pada jarak 0% dari penyulang untuk 3 fasa sebesar 11593,379 A, untuk 2 fasa 10040,160 A, dan dan untuk 1 fasa ke tanah sebesar 288,456 A. Perhitungan untuk pengaturan relay proteksi hampir sesuai dengan data di lapangan, hal tersebut menunjukkan bahwa relay proteksi pada penyulang Timor 4 di gardu induk Dawuan masih baik dan belum perlu diatur ulang. Kata
Cite
CITATION STYLE
Akmal, A., & Abimanyu, K. (2017). STUDI PENGATURAN RELAY ARUS LEBIH DAN RELAY HUBUNG TANAH PENYULANG TIMOR 4 PADA GARDU INDUK STUDI KASUS : GARDU INDUK DAWUAN. Infotronik : Jurnal Teknologi Informasi Dan Elektronika, 2(1). https://doi.org/10.32897/infotronik.2017.2.1.28
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.