Abstract
Pada sinyal kardiografi manusia sehat maupun pengidap myocardial infarction mengandung banyak derau. Untuk itu perlu pengolahan sinyal yang sesuai sehingga informasi yang dikandung oleh sinyal tersebut dapat dideteksi dengan mudah. Tahapan penelitian meliputi pencarian data, pra pemrosesan, pengolahan sinyal dengan metode denoise Wavelet Symlet, dan perbandingan kualitatif pola sinyal kardiografi hasil pengolahan sinyal manusia normal dengan pengidap penyakit myocardial infarction. Untuk menghilangkan derau pada sinyal EKG, metode denoise menggunakan Wavelet Symlet terbukti lebih baik daripada FIR filter Hamming Windows. MATLAB menjadi salah satu pilihan perangkat lunak yang dapat digunakan dalam memproses sinyal kardiografi dengam metode denoise Wavelet Symlet, terbukti memiliki reliabilitas yang yang cukup tinggi berdasarkan analisis kualitatif. Percobaan ini juga membuktikan bahwa pola sinyal kardiografi manusia dengan gangguan myocardial infarction cukup acak dan dan berbeda antara satu pasien dengan pasien lainnya. Namun, pola detakan jantung yang lebih lambat, amplitudo yang lebih besar, dan kelainan pada bagian sinyal P,T serta jarak Q-S yang regang dapat menjadi acuan diagnosa seseorang mengalami gangguan myocardial infarction.
Cite
CITATION STYLE
Gilbert, M. A., Shabrina, N. H., Wijaya, A., & Wijaya, J. P. (2020). Perbandingan Pola Sinyal Penyakit Myocardial Infarction dengan Jantung Normal Menggunakan Metode Wavelet Symlet. Ultima Computing : Jurnal Sistem Komputer, 12(1), 49–56. https://doi.org/10.31937/sk.v12i1.1631
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.