Abstract
Abstrak Abstrak Kepercayaan diri adalah perasaan yakin terhadap kemampuan diri sendiri tanpa rasa takut dan mampu menyelesaikan segala tantangan hidup tanpa membandingkan dengan kemampuan orang lain. Pernyataan tersebut tidak berlaku untuk orang dengan HIV positif karena stigma yang dilekatkan masyarakat terhadap mereka seperti kelompok pendosa, bersalah, penerima kutukan hingga azab membuat tingkat kepercayaan diri orang dengan HIV positif menjadi rendah. Aktivitas jasmani melalui sepak bola memiliki peran penting untuk merubah stigma dan menjadi salah satu cara orang dengan HIV positif dapat diterima oleh masyarakat tanpa memandang statusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas jasmani melalui sepak bola terhadap kepercayaan diri orang dengan HIV positif. Penelitian menggunakan metode penelitian kausal komparatif atau ex post facto. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel orang dengan HIV positif sebanyak 5 orang yang mengikuti kegiatan sepak bola. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup dengan menggunakan Skala Likert. Berdasarkan uji validitas kuesioner yang valid sebanyak 28 butir dari 50 butir pernyataan dan uji reliabilitas diperoleh hasil 0,722021 dan masuk dalam kriteria reliabel. Pengolahan dan analisis data diperoleh skor orang dengan HIV positif yang mengikuti kegiatan sepak bola sebesar 514 dari skor maksimal 700 setelah dipersentase hasilnya adalah 73,43%. Dengan demikian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa aktivitas jasmani melalui sepak bola dapat berpengaruh terhadap kepercayaan diri orang dengan HIV positif. Kata kunci: Aktivitas jasmani, Sepak Bola, Kepercayaan Diri, HIV positif
Cite
CITATION STYLE
Eka Putri, N. (2023). Pengaruh Aktivitas Jasmani melalui Sepak Bola terhadap Kepercayaan Diri Orang dengan HIV Positif. Jurnal Sains Keolahragaan Dan Kesehatan, 7(1), 56–64. https://doi.org/10.5614/fjskk.2022.7.1.6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.