Abstract
Korupsi dalam sektor publik adalah masalah yang signifikan di banyak negara, merugikan masyarakat, dan melemahkan proses pembuatan kebijakan. Meskipun banyak penelitian telah dilakukan untuk memahami fenomena ini, masih ada kebutuhan akan pemahaman yang lebih dalam tentang penyebab dan solusi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang menyebabkan persistensi korupsi dalam sektor publik dan mengidentifikasi strategi mitigasi yang relevan. Hasil penelitian melalui tinjauan literatur menujukkan bahwa korupsi berkembang secara bertahap, dimulai dari dorongan individu, diperkuat oleh faktor-faktor eksternal, lalu dinormalisasi dalam budaya organisasi. Rekomendasi mitigasi korupsi diperlukan di setiap tahap tersebut. Beberapa di antaranya melibatkan pembelajaran ulang kembali tentang korupsi dan nilai-nilai anti-korupsi, meningkatkan pemerataan ekonomi, memperkuat demokrasi, mengurangi intervensi politik dalam lembaga pengawasan, dan memperkuat peran auditor serta pengawasan internal. Dengan demikian, penguatan pengendalian sosial dan pembelajaran kolektif diharapkan dapat mengurangi dan mencegah korupsi dalam sektor publik.
Cite
CITATION STYLE
Aiman, R. (2024). Pemetaan Penyebab Persistensi Korupsi di Sektor Publik. Peradaban Journal of Economic and Business, 3(1), 23–38. https://doi.org/10.59001/pjeb.v3i1.156
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.