Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, faktor penghambat dan pendukung, serta upaya untuk mengatasi hambatan pada Program Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data melalui hasil Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Program Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kampung Waste to Energy (WtE) Methane Manggar sudah berjalan dengan cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala dalam pemasaran produk dan modal produksi pelaku UMKM. Dampak dari Pandemi Covid-19 merupakan faktor penghambat yang menyebabkan penurunan jumlah pengunjung ke Eduwisata TPA Sampah Manggar, anggaran yang terbatas juga mempengaruhi penyebaran gas methane menjadi terhambat, serta tidak adanya wadah pinjaman modal usaha dalam pengembangan UMKM. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mempererat hubungan dengan pihak ketiga seperti Pertamina Hulu Mahakam dan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama TPA Sampah Manggar untuk terus memotivasi pelaku usaha dan memaksimalkan penyebaran gas methane. Kata Kunci: Pemanfaatan Gas Methane, Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Pemberdayaan Masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Abdurohim, A., & Nugraha, J. A. C. (2023). PEMANFAATAN GAS METHANE DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BALIKPAPAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 56–74. https://doi.org/10.33701/j-3p.v8i1.2929
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.