PENGGABUNGAN TEKNIK BATIK PADA PEMBUATAN KAIN TENUN IKAT MENJADI KAIN BATIK TENUN IKAT

  • Alawiyah T
  • Priyono S
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kain batik tenun ikat merupakan kain yang dibuat dengan penggabungan teknik batik dan teknik tenun, dimana motif yang dihasilkan pada kain menjadi tidak teratur akibat dari pergeseran benang saat dilakukan proses penenunan, teknik ini dilakukan dengan proses membatik terlebih dahulu kemudian benang pakan diambil dan dilakukan proses menenun kembali, teknik pewarnaannya tidak menggunakan teknik celup ikat (tie dye) tetapi menggunakan teknik batik. Percobaan ini dilakukan selama satu bulan karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama, membutuhkan tenaga dan ketrampilan yang tinggi karena proses pembuatannya masih dilakukan secara manual. Langkah-langkah yang dilakukan dalam pembuatan kain batik tenun adalah menyiapkan bahan baku dan peralatan kemudian melakukan proses pertenunan yang pertama lalu proses membatik, setelah itu mencabut benang pakan pada kain tersebut dan yang terakhir melakukan pertenunan kedua dengan menggunakan benang pakan yang telah dicabut sebelumnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alawiyah, T., & Priyono, S. A. (2020). PENGGABUNGAN TEKNIK BATIK PADA PEMBUATAN KAIN TENUN IKAT MENJADI KAIN BATIK TENUN IKAT. Texere, 16(1). https://doi.org/10.53298/texere.v16i1.8

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free