Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi bawang merah yang diberikan ekstrak kecambah kacang hijau dan bokashi limbah ternak kambing. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Malango, Kabupaten Toraja Utara pada bulan Maret 2020 sampai Juni 2020. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan faktorial dengan 2 (dua) faktor perlakuan yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan I pemberian ekstrak kecambah kacang hijau yang terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu Z0 = Kontrol (tanpa perlakuan), Z1 = 10 ml/liter air, Z2 = 20 ml/ liter air, dan Z3 = 30 ml/ liter air. Perlakuan II pemberian bokashi limbah ternak kambing yang terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu B0 = kontrol (tanpa perlakuan), B1 = 100 g/ tanaman, B2 = 200 g/ tanaman, dan B3 = 300 g/ tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kecambah kacang hijau berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah umbi, dan bobot umbi tanaman bawang merah, akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman. Adapun pemberian bokashi limbah ternak kambing berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel pengamatan. Interaksi antara ekstrak kecambah kacang hijau 20 ml/l air dengan bokashi limbah ternak kambing 300 g/tanaman merupakan perlakuan terbaik.
Cite
CITATION STYLE
Dolla, M., Vonnisye, V., & Tanan, A. (2021). Pengaruh Pemberian Ekstrak Kecambah Kacang Hijau Dan Bokashi Limbah Ternak Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascolonicum L). AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian, 6(1), 34. https://doi.org/10.35329/agrovital.v6i1.2003
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.