NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM PEMBATASAN KETURUNAN (Studi Kasus Pada Masyarakat Pedalaman Suku To Balo Di Kabupaten Barru)

  • Syahban Nur N
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan tujuan mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya pembatasan keturunan, memahami proses pembatasan keturunan, dan menganalisis bentuk nilai sosial budaya dalam pembatasan keturunan bagi masayarakat pedalaman Suku To Balo di Kabupaten Barru. Informan penelitian ini berjumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini antara lain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan pembatasan keturunan pada Suku To Balo dipengaruhi oleh keyakinan yang melekat pada suku itu sendiri. Proses pembatasan keturunan yaitu dengan menggunakan berbagai macam cara untuk mencegah kehamilan antara lain: metode zaman dahulu, metode jongkok dan bersin, metode mencuci kemaluan dengan jeruk nipis, dan program KB. Suku To Balo tetap berinteraksi dengan masyarakat sekitar tanpa merasa ada yang salah dengan keadaan mereka, serta masyarakat juga menerima keberadaan mereka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahban Nur, N. S. (2022). NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM PEMBATASAN KETURUNAN (Studi Kasus Pada Masyarakat Pedalaman Suku To Balo Di Kabupaten Barru). PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 4(2), 84. https://doi.org/10.20527/padaringan.v4i2.5466

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free