Abstract
Operasional PLTU Tembilahan menghasilkan emisi SO2 dan NO2 yang dapat memberikan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan pola sebaran SO2 dan NO2 yang dihasilkan dari cerobong PLTU Tembilahan menggunakan software AERMOD, membandingkan konsentrasi gas SO2 dan NO2 dengan baku mutu udara ambien berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999, dan membandingkan hasil simulasi antara musim hujan dan musim kemarau. Pemodelan dilakukan menggunakan data meteorologi 1 tahun dengan pembagian musim hujan dan musim kemarau. Hasil pemodelan menunjukkan pola sebaran polutan dari PLTU Tembilahan cenderung mengarah ke barat daya. Konsentrasi SO2 dan NO2 pertahun adalah sebesar 75,18 µg/m3 dan 43,53 µg/m3 yang masih berada dibawah baku mutu yang telah ditetapkan. Dispersi polutan SO2 dan NO2 pada musim kemarau cakupan luas konsentrasinya lebih sedikit dibandingkan pada musim hujan.
Cite
CITATION STYLE
Sasmita, A., Andrio, D., & Nopita, R. (2021). DISPERSI SO2 DAN NO2 DARI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) TEMBILAHAN, RIAU. JURNAL ENVIROTEK, 13(2), 98–107. https://doi.org/10.33005/envirotek.v13i2.162
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.