Stadium dan Tingkat Parasitemia Plasmodium Falciparum pada Sediaan Darah Malaria

  • Savera N
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Malaria merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Malaria terdapat beberapa stadium antara lain yaitu stadium tropozoit, skizon, dan gametosit. Plasmodium falciparum merupakan spesies paling berbahaya karena potensial menimbulkan hiperparasitemia dan komplikasi. Banjarnegara merupakan salah satu daerah endemis. Kasus malaria tahun 2017 dari Januari hingga Oktober jenis plasmodium yang paling sering ditemukan di Puskesmas Banjarmangu 1 Kabupaten Banjarnegara adalah Plasmodium falciparum. Jenis penelitian adalah penelitian observasional dengan kriteria penelitian secara deskriptif. Hasil Penelitian dari 24 sampel yang diperiksa yaitu stadium yang ditemukan adalah stadium dengan pola trofozoit sebanyak 14 sediaan, stadium dengan pola trofozoit-skizon 3 sediaan, dan stadium dengan pola trofozoit-gametosit sebanyak 7 sediaan. Tingkat parasitemia ditemukan 2 tingkat parasitemia yaitu 0,02% dan 0,2%. Ditemukan 3 pola stadium yaitu trofozoit, trofozoit-skizon, dan trofozoit-gametosit. Untuk tingkat parasitemia dari seluruh sediaan yang diperiksa tidak ditemukan adanya hiperparasiemia. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Savera, N. Y. (2019). Stadium dan Tingkat Parasitemia Plasmodium Falciparum pada Sediaan Darah Malaria. Jaringan Laboratorium Medis, 1(1), 22. https://doi.org/10.31983/jlm.v1i1.4948

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free